SHOPPING CART

close

UNTUK KITA RENUNGKAN

UNTUK KITA RENUNGKAN

 

Dunia pernah diguncang oleh wabah yang bernama SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Dibandingkan Covid-19, tingkat kematian akibat SARS yang penyebarannya masuk dalam kategori epidemi justru lebih tinggi. Namun jumlah pasien meninggal akibat SARS jauh lebih rendah dibanding Covid-19. Selain SARS, Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) juga masuk dalam kategori penyakit epidemi lantaran penyakit menyebar secara aktif. Jika sumber penyebaran SARS dan Covid-19 dari negara Asia, MERS justru berasal dari Timur Tengah. Namun dari kedua wabah virus tresebut yang paling mengerikan dan mencekam sampai-sampai sebuah negara harus melakukan lockdown yang bisa merugikan negara dan rakyatnya.

 

Di Indonesia wabah virus Corona atau Covid 19 ini berdampak luar biasa di berbagai sektor ekonomi,  bisnis yang terkena salah satunya adalah sektor pariwisata. Sektor pariwisata selama ini digadang-gadang sebagai sumber kontribusi devisa terbesar kedua bagi Indonesia. Namun, pandemi corona COVID-19 mengubah semuanya. Sejak adanya instruksi menjaga jarak sosial dan gaung beraktivitas di rumah saja, sektor pariwisata menjadi lesu. Bahkan, kelesuan itu sudah dirasakan sebelum Indonesia mengumumkan ada pasien positif corona pada awal Maret 2020 lalu. Hotel-hotel mulai tutup dan memulangkan beberapa karyawannya, hampir semua tempat Pariwisata tutup dan banyak yang merumahkan pegawainya. Banyak  karyawan yang akirnya harus beralih profesi untuk menyambung hidup, bahkan tidak sedikit yang menjadi pengangguran.

 

Perubahannya begitu drastis, beberapa tahun ke belakang, betapa bidang pariwisata adalah primadona, dan merupakan lahan basah untuk meraup keuntungan, lokasi yang semula tanah tidak produktif dengan tangan terampil dan kreatif bisa menjadi tempat wisata dengan pengunjung yang luar biasa banyak. Tiap saat tiap waktu bermunculan lokasi-lokasi wisata baru. Kita lihat begitu banyak hotel, guest house, villa dll di kota-kota wisata tumbuh berkembang bagai jamur dimusim hujan. Tiap liburan anak sekolah atau liburan long week end, tidak ada tempat wisata yang sepi, semua penuh berjejal penuh sesak.

 

Memang ironi kenyataan diatas yang terbalik 180 derajat tersebut, membuat semua orang kemudian berpikir & merenung, hikmah apa sebenarnya dibalik ini semua? Dibalik virus Corona yang melanda ini, pelajaran apa yang bisa diambil?

 

  1. Wabah Corona Covid-19 ini turun ke muka bumi, bisa jadi karena manusia sudah terlalu banyak dosa, lihat saja tempat-tempat wisata dijadikan tempat maksiat, bahkan tidak jarang itu dilakukan secara terang-terangan, terbuka di depan umum. Hotel-hotel menjadi tempat yang aman untuk berbuat zina, melakukan aksi narkoba dll.

 

  1. Bisa juga turunnya wabah Corona Covid-19 ini karena manusia kufur nikmat, tidak tahu berterimakasih pada Tuhan. Bahwasanya nikmat yang didapat dari hasil pariwisata selama ini tidak pernah disukuri, malah sebaliknya nikmat itu banyak dilupakan.

 

  1. Mungkin Tuhan mulai bosan, melihat tingkah kita, yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa dan akirnya Tuhan menurunkan azabnya, sebagai bentuk peringatan Tuhan buat manusia.

 

  1. Menyadari itu semua, tiada langkah yang lebih baik selain bertaubat atas segala salah dan dosa yang telah dibuat, mengakui adanya dosa-dosa yang telah dilakukan dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Berbuat baik, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

 

  1. Menyusun langkah-langkah strategis, agar bisa segera menyesuaikan diri dengan perubahan keadaan dan lingkungan. Dalam setiap masalah selalu ada jalan keluar, dalam setiap kesempitan selalu ada kesempatan. Berusaha secara maksimal agar bisa survive. Never give up. Tuhan tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan hambanya.

 

 

 

 

 

 

Tags:

0 thoughts on “UNTUK KITA RENUNGKAN

Leave a Reply

Your email address will not be published.

OFFICE

Graha Jatimulya kav. 24 Jln Saxophone Malang

 

HOTLINE :

Wasis          : 08123397093

Yunanto      : 081555817770

Web site      : www.oasisoutboundmalang.com

Email           : oasisindonesia111@gmail.com

KATEGORI ARTIKEL

Butuh Bantuan ? Chat dengan Kami